<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tentang IT dan Komputer &#187; Nirkabel</title>
	<atom:link href="http://intrik.wordpress.com/category/nirkabel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://intrik.wordpress.com</link>
	<description>Teknologi Informasi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Oct 2008 16:38:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='intrik.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/4de26a06ec90fd6eb95597f00a38976e?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tentang IT dan Komputer &#187; Nirkabel</title>
		<link>http://intrik.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Reset Radio Senao</title>
		<link>http://intrik.wordpress.com/2007/12/26/reset-radio-senao/</link>
		<comments>http://intrik.wordpress.com/2007/12/26/reset-radio-senao/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Dec 2007 04:45:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>intrik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nirkabel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://intrik.wordpress.com/2007/12/26/reset-radio-senao/</guid>
		<description><![CDATA[Wifi merk senao outdor dengan type NOC-3220, NOC-8610 ext, EOC3220 ext, NL 2611 CB5 atau yang sejenis yang tidak dilengkapi tombol reset pada hardwarenya, cukup merepotkan kalau terjadi hang atau ada masalah konfigurasi atau administrator wifi lupa akan ip untuk konfigurasi, satu-satunya jalan hanya menggunakan port RS-232 (COM 1), banyak pertanyaan yang diajukan pada penulis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=intrik.wordpress.com&blog=1011801&post=177&subd=intrik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Wifi merk senao outdor dengan type NOC-3220, NOC-8610 ext, EOC3220 ext, NL 2611 CB5 atau yang sejenis yang tidak dilengkapi tombol reset pada hardwarenya, cukup merepotkan kalau terjadi hang atau ada masalah konfigurasi atau administrator wifi lupa akan ip untuk konfigurasi, satu-satunya jalan hanya menggunakan port RS-232 (COM 1), banyak pertanyaan yang diajukan pada penulis tentang bagaimana caranya untuk mengembalikan konfigurasi defaultnya, bagi anda yang mengalami hal demikian, tidak usah bingung, disini akan kami tunjukkan caranya bagi yang belum tahu.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> <span>   </span>1. Cari kabel modem serial dengan connector RS-232 female pada dua sisinya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>2. Buka baut yang menutup port serial pada wifi anda dan colokkan connector yang anda miliki dan disatu sisi colokkan ke port com1 pc anda</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>   </span>3. Gunakan menu Hyper terminal bagi anda pengguna windows 98, 2000, xp dengan cara klik Start &#8211;&gt; Program &#8212;&gt; Accessories &#8211;&gt; Communications &#8211;&gt;HyperTerminal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> <span>    </span>4. Buat koneksi baru dan isi dengan nama terserah anda</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>5. Pilih port COM sesuaikan dengan port com pc yang anda gunakan<span>  </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>6. Set baud rate pada 38400, data bits 8, parity none , stop bits 1 , flow control none</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>7. setelah terbuka jendela ketik “OK” tekan enter</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>8. tunggu beberapa saat sampai muncul tanda # pada jendela terminal</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>9. setelah muncul # ketik flash reset tekan enter</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>10. Setelah itu ketik reboot dan tekan enter.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>    </span>11. Kalau tidak ada kesalahan maka konfigurasi wifi senao anda kembali seperti saat anda baru beli dari toko.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Selamat mencoba sakses untuk anda, sakses indonesiaku.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/intrik.wordpress.com/177/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/intrik.wordpress.com/177/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/intrik.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/intrik.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/intrik.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/intrik.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/intrik.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/intrik.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/intrik.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/intrik.wordpress.com/177/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/intrik.wordpress.com/177/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/intrik.wordpress.com/177/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=intrik.wordpress.com&blog=1011801&post=177&subd=intrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://intrik.wordpress.com/2007/12/26/reset-radio-senao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa7b58ab6743cabdcf723cf56b836d0e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">intrik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Impian Pengguna Nirkabel 802.11b</title>
		<link>http://intrik.wordpress.com/2007/06/19/impian-pengguna-nirkabel-80211b/</link>
		<comments>http://intrik.wordpress.com/2007/06/19/impian-pengguna-nirkabel-80211b/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 04:07:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>intrik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nirkabel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://intrik.wordpress.com/2007/06/19/impian-pengguna-nirkabel-80211b/</guid>
		<description><![CDATA[Michael S Sunggiardi
SETELAH lama ditunggu, akhirnya perangkat nirkabel yang menjadi dambaan pasar Indonesia sudah tersedia, sehingga keterbatasan infrastruktur masih merupakan suatu hal yang masih harus dipecahkan memiliki alternatif baru.
PERANGKAT nirkabel yang awalnya bernama WaveLAN sudah ada di Indonesia sejak tahun 1999 dan sudah diutak-atik oleh banyak teknisi dan praktisi sebagai salah satu solusi untuk menyambung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=intrik.wordpress.com&blog=1011801&post=142&subd=intrik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><strong>Michael S Sunggiardi</strong></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">SETELAH lama ditunggu, akhirnya perangkat nirkabel yang menjadi dambaan pasar Indonesia sudah tersedia, sehingga keterbatasan infrastruktur masih merupakan suatu hal yang masih harus dipecahkan memiliki alternatif baru.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">PERANGKAT nirkabel yang awalnya bernama WaveLAN sudah ada di Indonesia sejak tahun 1999 dan sudah diutak-atik oleh banyak teknisi dan praktisi sebagai salah satu solusi untuk menyambung dua atau lebih titik ke jaringan Internet. Dalam perjalanannya, semua pemakai teknologi nirkabel berharap dapat mewujudkan sambungan yang murah dan andal dalam mengakses Internet, di mana saat ini masih terasa mahal dan tidak terjangkau karena banyaknya pihak yang ingin mengeruk keuntungan semaunya.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Perangkat nirkabel diharapkan dapat memenuhi impian dan keinginan para pemakainya. Dan, impian ini terus berlangsung sampai hari ini karena sebagian besar masih belum terpenuhi.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Harga murah dan terjangkau merupakan impian pertama para pemakai teknologi nirkabel. Walaupun definisi murah itu sangat relatif, mestinya kita dapat bandingkan dengan teknologi kabel dan Ethernet yang nilainya sudah sekitar Rp 100.000 untuk setiap satu kartu yang menempel di komputer, jadi nilai sampai lima kali lipat dari teknologi Ethernet masih bisa disebut murah.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Selain harga yang murah, isu kompatibilitas merupakan yang paling banyak ditanya karena jumlah pengguna WaveLAN, yang belakangan menjadi Orinoco dan sekarang dipasarkan dengan nama lain Agere, sudah sangat banyak sekali. Di Yogyakarta, misalnya, pengguna teknologi nirkabel ini sudah lebih dari lima puluh warung Internet (warnet). Belum lagi perusahaan-perusahaan swasta yang juga ikut meramaikan penggunaan teknologi canggih ini.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Selain dua faktor di atas, kemudahan pengaturan merupakan hal yang juga menjadi perhatian calon pengguna teknologi ini. Banyak perangkat yang harganya murah, tetapi cukup sulit diatur, terutama untuk teknisi-teknisi yang pengetahuannya terbatas.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Impian lain yang belum bisa dipenuh,i yaitu berkaitan dengan peraturan pemerintah yang masih tidak jelas sekitar penggunaan teknologi nirkabel. Seperti diketahui, draf peraturan yang sudah lama di meja para petinggi itu masih berkisar pengaturan tentang penggunaan frekuensi 2,4 GHz di Indonesia harus bayar dan hanya diberikan izinnya ke penyelenggara Internet (Internet Service Provider). Sementara di negara lain, frekuensi yang juga disebut ISM Band (Industrial, Scientific and Medical) tidak perlu mendaftar dan membayar.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><strong>Solusi murah yang mana?</strong></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Saat ini, pengguna teknologi nirkabel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu pengguna di dalam gedung (ruangan) dan pengguna di luar gedung. Pengguna nirkabel di dalam gedung masih amat terbatas karena investasinya masih lebih besar jika dibandingkan dengan penarikan kabel UTP dan pemasangan kartu Ethernet di komputer. Jika dijumlahkan, investasi teknologi kabel belum mencapai Rp 200.000, sementara kartu nirkabel PCMCIA harganya masih di atas Rp 1 juta.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Teknologi ini sangat cocok dimanfaatkan di luar gedung, untuk menyambung satu titik ke titik lainnya. Maraknya pemakaian Internet, teknologi ini merupakan salah satu terobosan untuk membangun warnet dengan kecepatan tinggi tanpa perlu tambahan biaya langganan ke PT Telkom.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Dengan berubahnya pola pemakaian, maka penggunaan teknologi nirkabel menjadi berubah pula. Kalau sebelumnya cukup dengan kartu PCMCIA yang dipasang di komputer, sekarang harus dengan berbagai tambahan, seperti kabel pig tail (kabel yang menghubungkan unit PCMCIA ke antena), kabel coaxial, pembuatan tower, kotak kedap air yang ditempatkan di luar dan antena berkapasitas besar (lebih dari 15dB).</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Kalau mau berbicara sedikit teknis, sebetulnya teknologi nirkabel (standar dari IEEE 802.11b) yang sekarang banyak dipakai ini tidak dirancang untuk penggunaan di luar gedung. Karena, selain tidak dijamin keamanan datanya, teknologi ini hanya dirancang untuk pengguna yang jumlahnya tidak terlalu banyak. Akan tetapi, karena keterbatasan dana, para pemilik warnet dan perusahaan-perusahaan tertentu memanfaatkannya sebagai sarana penyambung antargedung. Jadi, solusi nirkabel 802.11b ini sifatnya sementara karena memang tidak dirancang untuk penggunaan di luar gedung.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><strong>Memilih</strong></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Semua perusahaan teknologi informasi yang bergerak di bidang pembuatan perangkat jaringan komputer pasti membuat produk nirkabel 802.11b ini, mulai dari kartu PCMCIA sampai perangkat nirkabel yang dilengkapi dengan fungsi router untuk ADSL.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Seperti telah disebutkan di awal tulisan ini bahwa faktor harga dan kompatibilitas harus kita perhatikan sewaktu mulai merencanakan pembangunan sambungan dengan teknologi nirkabel. Saat ini, banyak sekali beredar perangkat nirkabel standar 802.11b yang dijual murah dengan tingkat kompatibilitas yang rendah karena produsen chip set teknologi ini cukup beragam dan saling tidak kompatibel.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Standar chip set Orinoco (Proxim) dan Agere (Lucent) merupakan pilihan pertama yang harus kita lakukan karena keduanya merupakan standar de facto untuk teknologi nirkabel 802.11b. Mengapa kita harus memilih kedua merek chip set ini? Karena pada saatnya nanti, pengembangan sistem dan kompatibilitas antarmerek yang dipakai akan sangat tergantung dari chip set-nya. Merek perangkat boleh apa saja, tetapi chip set yang digunakan sebaiknya mengacu pada dua merek ini.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Untuk melihat chip set yang dipakai, kita dapat memanfaatkan situs: http://www. coffer.com/mac_find/ dengan mengetik tiga angka pertama dari MAC address perangkat nirkabel (biasanya terlihat di bagian bawah perangkat).</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"><strong>Harga menurun</strong></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Harga kartu PCMCIA yang murah merupakan daya tarik penggunaan teknologi nirkabel untuk menyambung dua titik di dua gedung yang terpisah dalam jarak sampai 10 kilometer. Jika menggunakan sarana leased line yang disediakan oleh PT Telkom, biaya bulanannya bisa mencapai Rp 1,5 juta untuk besaran bandwith yang hanya 64Kbps.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Kartu PCMCIA dapat dibeli dengan harga 150 dollar AS (sekitar Rp 1,4 juta). Kemudian dengan sedikit kepandaian di Linux atau Windows kita dapat menjalankan sistemnya di sebuah komputer bekas, yang harganya sekitar Rp 1 juta, dan akan menjadi sebuah perangkat router. Peralatan lain yang harus dibeli seperti pig tail untuk menyambung PCMCIA ke antena (sekitar 50 dollar AS), kabel coaxial dan antena 15dB (sekitar 125 dollar AS), antipetir (75 dollar AS), dan biaya pembangunan menara sekitar Rp 3 juta.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Jumlah dalam rupiah secara keseluruhan sekitar Rp 8 juta. Cukup murah jika dibandingkan dengan membayar ke PT Telkom selama enam bulan langganan leased line. Bagi yang tidak mau pusing dengan sistemnya, bisa membeli perangkat nirkabel yang isinya sudah merupakan gabungan PCMCIA dan komputer yang dikemas dalam satu kotak plastik dengan keluaran RJ-45 Ethernet dan satu konektor ke antena luar.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Harga kotak nirkabel 802.11b yang sekitar 250 dollar AS setara dengan kartu PCMCIA ditambah komputer dan program yang ada di dalamnya. Jika kita ahli dalam sistem operasi Linux, maka komputer yang digunakan tidak memerlukan hard disk, cukup dengan disket dan disk drive saja, sehingga biayanya bisa lebih murah lagi. Tetapi, cara ini masih tergantung dengan sistem komputer yang setiap saat bisa hang karena kepanasan atau kena kejutan listrik.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Kotak nirkabel 802.11b harganya semakin lama juga semakin murah, seperti yang dipakai oleh penulis dalam mencoba akses dengan jarak 5 kilometer menggunakan Compex WP11A, yang menggabungkan kartu PCMCIA ke dalam kotak plastik yang ringan dan praktis. Kebanyakan kotak nirkabel 802.11b tidak dilengkapi dengan fungsi router sehingga jalannya berdasarkan sistem bridge yang sangat rentan terhadap gangguan.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Karena, kalau misalnya satu sistem hang, semua sistem bisa punya risiko hang juga. Dengan fungsi NAT (Network Address Translation) kita dapat membuat satu jaringan dengan nomor IP (Internet Protocol) yang sifatnya private dan tidak bisa diakses dari jaringan luar. Selain menyediakan fungsi router, WP11A Compex juga menyediakan fungsi Port dan IP Forwarding yang dipakai jika kita ingin membuat server di jaringan lokal bisa diakses dari jaringan Internet, baik mail server atau web server.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Hanya dianjurkan, kita tidak membuat server yang bisa diakses dari jaringan luar, jika kapasitas bandwidth yang dipakai terbatas karena nantinya antara pengakses dari dalam jaringan dan luar jaringan akan saling rebut.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Wireless Pseudo Virtual LAN adalah satu fasilitas tambahan untuk melindungi jaringan kita dari orang yang ingin membobol sistem tersebut. Seperti diketahui, standar 802.11b memiliki enkripsi 64 sampai 128 bit, tetapi karena menggunakan standar WEP (Wired Equivalent Privacy), tetap saja berisiko di obrak-abrik oleh orang iseng. Dengan tambahan Wireless Pseudo Virtual LAN, jaringan kita akan dilindungi dengan fungsi tambahan Virtual LAN yang tidak memungkinkan orang lain masuk ke jaringan komputer kita.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Dari semua impian dan kenyataan, kita harus berpikir berulang kali dalam melakukan investasi perangkat nirkabel, karena perkembangannya terlalu cepat. Selain banyak kelemahan yang ada di dalam sistemnya, seperti keharusan pemasangan yang LOS (Line Of Sight, bebas penghalang), sistemnya juga terlalu banyak, mulai dari 802.11b, 802.11a sampai 802.11g, dan lainnya, di mana semua produk nirkabel ini harganya terus menurun.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2">Michael S Sunggiardi Managing Director PT BoNet Utama Bogor</font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/intrik.wordpress.com/142/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/intrik.wordpress.com/142/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/intrik.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/intrik.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/intrik.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/intrik.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/intrik.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/intrik.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/intrik.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/intrik.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/intrik.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/intrik.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=intrik.wordpress.com&blog=1011801&post=142&subd=intrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://intrik.wordpress.com/2007/06/19/impian-pengguna-nirkabel-80211b/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa7b58ab6743cabdcf723cf56b836d0e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">intrik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>8 Tips Keamanan Jaringan Nirkabel di Rumah Anda</title>
		<link>http://intrik.wordpress.com/2007/05/13/8-tips-keamanan-jaringan-nirkabel-di-rumah-anda/</link>
		<comments>http://intrik.wordpress.com/2007/05/13/8-tips-keamanan-jaringan-nirkabel-di-rumah-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2007 12:02:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>intrik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nirkabel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://intrik.wordpress.com/2007/05/13/8-tips-keamanan-jaringan-nirkabel-di-rumah-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini banyak orang yang mulai memasang jaringan komputer nirkabel  			di rumah mereka (wireless home network) yang mana bisa segera  			digunakan oleh mereka untuk terhubung ke internet. Contohnya si  			Agung, karyawan salah satu perusahaan TI di Surabaya telah  			berlangganan akses internet ADSL melalui Telkom Speedy. Agung  			membeli modem ADSL yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=intrik.wordpress.com&blog=1011801&post=128&subd=intrik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saat ini banyak orang yang mulai memasang jaringan komputer nirkabel  			di rumah mereka (wireless home network) yang mana bisa segera  			digunakan oleh mereka untuk terhubung ke internet. Contohnya si  			Agung, karyawan salah satu perusahaan TI di Surabaya telah  			berlangganan akses internet ADSL melalui Telkom Speedy. Agung  			membeli modem ADSL yang dilengkapi pula dengan fasilitas wireless  			atau Wi-Fi. Dia membeli model itu karena dia memiliki dua buah  			komputer di rumahnya, sebuah laptop dan desktop PC. Semuanya telah  			dilengkapi dengan Wi-Fi card dan dia menginginkan semuanya terhubung  			ke internet melalui access point yang dia buat sendiri. Selain itu  			Agung juga memiliki sebuah PDA yang mana terkadang dia perlu akses  			ke internet dari PDA nya ketika dia di rumah. Tepatlah jika ia  			membangun access point di rumahnya sendiri.Tetapi masalah selalu  			saja muncul. Sudah amankah jaringan nirkabel atau access point yang  			dia buat? Jangan-jangan di sebelah rumah ada hacker yang mengintip  			data Anda atau juga malah ikut menikmati akses internet dengan  			gratis. Untuk itu melalui tulisan kali ini akan disajikan beberapa  			tips yang berhubungan dengan jaringan nirkabel di rumah Anda.</p>
<ol>
<li><strong>Ganti Password Administrator default (bila perlu ganti  				pula <em>username</em>nya)</strong><br />
Jantung dari jaringan Wi-Fi di rumah Anda adalah access point  				atau router. Untuk melakukan set up dari peralatan access point  				ini, maka vendor dari access point device akan memberikan suatu  				interface yang berbasis web, dimana untuk masuk ke dalam  				interface ini maka Anda harus mengisikan username dan password.  				Sementara itu, pada beberapa kasus, peralatan access point  				tersebut di set oleh vendor dengan suatu username dan password  				tertentu yang mudah ditebak oleh pengguna. Untuk itu Anda harus  				mengganti password default dari access point Anda. Bahkan bila  				perlu Anda juga ubah username yang ada.</li>
<li><strong>Aktifkan enkripsi</strong><br />
Semua peralatan Wi-Fi pasti mendukung beberapa bentuk dari  				keamanan data. Intinya enkripsi akan mengacak data yang dikirim  				pada jaringan nirkabel sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak  				lain. Peralatan Wi-Fi saat ini sudah menyediakan pilihan  				teknologi security yang bisa Anda gunakan sesuai dengan  				kebutuhan. Pastikan semua peralatan dalam jaringan nirkabel Anda  				juga menggunakan setting security yang sama seperti yang  				digunakan pada access point.</li>
<li><strong>Ganti SSID default</strong><br />
Access point atau router menggunakan suatu nama jaringan yang  				disebut dengan SSID. Vendor biasanya memberi nama produk access  				point mereka dengan suatu default SSID. Sebagai contoh, SSID  				yang dirilis oleh Linksys biasanya adalah &#8220;linksys&#8221;.  				Kenyataannya memang apabila seseorang mengetahui sebuah SSID  				maka ia belum tentu bisa membobol jaringan tersebut, tetapi  				paling tidak ini adalah suatu awal baginya. Di mata seorang  				hacker, apabila melihat suatu SSID yang masih default, maka itu  				indikasi bahwa access point tersebut tidak dikonfigurasi dengan  				baik dan ada kemungkinan untuk dibobol. Ganti SSID default Anda  				segera setelah Anda men<em>set-up</em> access point.</li>
<li><strong>Aktifkan MAC Address filtering</strong><br />
Setiap peralatan Wi-Fi pastilah memiliki suatu identifikasi yang  				unik yang dinamakan &#8220;physical address&#8221; atau MAC address. Access  				point atau router akan mencatat setiap MAC address dari peranti  				yang terhubung kepadanya. Anda bisa set bahwa hanya peranti  				dengan MAC address tertentu saja yang boleh mengakses ke dalam  				jaringan nirkabel Anda. Misalnya PDA Anda memiliki MAC address  				tertentu, kemudian Anda masukkan MAC address PDA Anda ke dalam  				filter MAC address pada access point Anda. Jadi yang bisa  				terhubung ke jaringan sementara ini hanyalah dari PDA Anda. Tapi  				Anda juga tetap hati-hati, karena hacker bisa saja membuat MAC  				address tipuan untuk mengakali filtering ini.</li>
<li><strong>Matikan broadcast dari SSID</strong><br />
Dalam jaringan Wi-Fi, maka access point atau router biasanya  				akan mem<em>broadcast</em> SSID secara reguler. Fitur ini memang  				sengaja didesain bagi hotspot area yang mana klien Wi-Fi pada  				area tersebut bisa saja datang dan pergi dengan cepat. Dalam  				kondisi di rumah Anda yang mana SSID nya pasti sudah Anda  				ketahui sendiri, maka fitur ini tidak perlu diaktifkan karena  				bisa mengundang tetangga sebelah untuk mengetahui SSID Anda atau  				juga mencegah orang lain menumpang jaringan internet Anda dengan  				gratis. Anda bisa nonaktifkan fasilitas broadcast SSID ini demi  				keamanan jaringan Anda.</li>
<li><strong>Berikan alamat IP statis kepada peranti Wi-Fi</strong><br />
Saat ini cenderung orang memanfaatkan DHCP untuk memberikan  				alamat IP secara otomatis kepada klien yang ingin terhubung ke  				jaringan nirkabel. Ini memang cara yang cepat dan mudah bagi  				jaringan Anda, tetapi ingat bahwa ini juga cara mudah bagi  				hacker untuk mendapatkan alamat IP yang valid pada jaringan  				nirkabel Anda. Anda bisa mematikan fitur DHCP pada acces point  				dan set suatu rentang alamat IP yang sudah fix dan set pula  				peranti Wi-Fi Anda yang ingin terkoneksi ke access point dengan  				rentang alamat-alamat IP yang fix tadi.</li>
<li><strong>Pikirkan lokasi access point atau router yang aman</strong><br />
Sinyal Wi-Fi secara normal bisa menjangkau sampai keluar rumah  				Anda. Sinyal yang bocor sampai keluar rumah sangat berisiko  				tinggi untuk timbulnya eksplotasi terhadap jaringan nirkabel  				Anda. Anda harus meletakkan peralatan access point Anda pada  				daerah sekitar ruang tengah dari rumah Anda. Jangan sekali-kali  				meletakkan access point atau router di dekat jendela, karena  				akan semakin meningkatkan jangkauan sinyal Wi-Fi Anda ke luar  				rumah.</li>
<li><strong>Matikan saja jaringan nirkabel jika sedang tidak  				digunakan</strong><br />
Aturan keamanan yang paling ampuh adalah dengan mematikan  				peralatan jaringan atau access point ketika sedang tidak  				digunakan. Misalnya saja, jangan sekali-kali meninggalkan rumah  				dengan Wi-Fi yang menyala, walaupun itu untuk keperluan download  				data. Access point yang menyala tanpa ada yang memantau sangat  				berisiko tinggi terhadap eksploitasi.</li>
</ol>
<p><strong>Referensi</strong></p>
<ul>
<li>about.com &#8211; Bradley Mitchell &#8211; Top 8 Tips for Wireless Home  				Network Security</li>
</ul>
<p>Demikian tulisan mengenai beberapa tips keamanan bagi jaringan  			nirkabel di rumah Anda. Semoga bermanfaat bagi Anda semua. Jika ada komentar atau saran bisa dikirimkan melalui 			<a href="mailto:ariesa.rahardjo@gmail.com" class="article_link"> 			ariesa.rahardjo@gmail.com</a>. Untuk membaca tulisan menarik lainnya  			silakan menuju ke situs Sony AK Knowledge Center dengan alamat di 			<a href="http://www.sony-ak.com/" class="article_link"> 			www.sony-ak.com</a>.</p>
<p>Terima kasih.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/intrik.wordpress.com/128/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/intrik.wordpress.com/128/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/intrik.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/intrik.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/intrik.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/intrik.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/intrik.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/intrik.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/intrik.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/intrik.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/intrik.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/intrik.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=intrik.wordpress.com&blog=1011801&post=128&subd=intrik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://intrik.wordpress.com/2007/05/13/8-tips-keamanan-jaringan-nirkabel-di-rumah-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aa7b58ab6743cabdcf723cf56b836d0e?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">intrik</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>