Tentang IT dan Komputer

Teknologi Informasi

Saya kesulitan mempelajari Linux, mohon saran agar saya

Posted by intrik on April 29, 2007

Sebuah pertanyaan singkat dengan jawaban panjang. Sebenarnya
tidak ada yang sulit di Linux jika Anda sudah memahami
dasar-dasar pengoperasian sebuah OS komputer. Jika Anda
sudah terbiasa bekerja dengan Windows, maka dalam waktu
singkat Anda akan segera memahami dan menguasai Linux.
Kesulitan yang dihadapi para pemula umumnya berkisar seputar
pemilihan distro Linux (...ya, ada ratusan 'jenis' Linux di
hadapan Anda !...), pemartisian dan teknik instalasi
(tetangga pusing, data di harddisknya hilang semua gara-gara
coba instal linux !...), dan pengaksesan file-file data yang
sudah ada (...bagaimana nasib data di Windows saya ?...).
Permasalahan selanjutnya adalah pemilihan program kerja dan
teknis pemakaian utility sistem di Linux.

Berikut beberapa tip yang kami sarankan :
Tip 1 : Pilih distro populer. Ya, cari informasi dan
dapatkan CD instalasi sebuah distro yang populer di
lingkungan Anda. Jika banyak rekan pakai Linux Mandrake,
kenapa tidak ikut pakai Mandrake. Jika warnet sebelah pakai
Linux SuSE, ya cari CD SuSE, biar bisa chatting di warnet
sebelah.
Semakin populer distro pilihan Anda, semakin banyak rekan
yang memahami dan siap membantu kesulitan Anda.
Tip 2 : Pakai Live CD. Apa itu Live CD ? Ini adalah
salah satu inovasi penggunaan sistem operasi Linux. Anda
tidak perlu menginstalasikan Linux atau mengorbankan isi
harddisk Anda untuk mengoperasikan Linux. Dengan Live CD,
Anda dapat menjalankan Linux secara aman pada komputer Anda
(baca: Windows) melalui sebuah keping CD. Anda tinggal
membooting komputer dengan Live CD, tunggu sebentar, nah...
operasikan 'komputer Linux' instan Anda.
Meskipun dijalankan dari sebuah keping CD, Anda dapat
menggunakan program dan utility Linux secara lengkap dan
normal seperti jika Anda mengoperasikan sebuah Linux yang
terinstal di harddisk. Selesai sesi ber-Linux dengan Live
CD, Anda dapat kembali menggunakan OS lama di
harddisk,seperti sediakala.
Saat ini ada beberapa pilihan distro Linux Live CD (nah!).
Bingung pilih Live CD? ingat Tip 1. Jika sudah familiar
dengan teknik pengoperasian Linux, baru instalasikan Linux
secara permanen pada harddisk Anda.
Tip 3 : Baca dan baca. Anda kesulitan mendapatkan
rekan yang tangguh di Linux ? Jangan putus asa, Linux
menyediakan dokumentasi secara lengkap mengenai berbagai hal
sesuai topik, teknik, atau program yang ingin Anda ketahui.
Sebagian dokumentasi bahkan sudah disajikan dalam bahasa
Indonesia.
Dewasa ini juga sudah tersedia buku-buku Linux, pilih
(...dan beli) topik buku sesuai kebutuhan Anda. Alternatif
lain, di internet tersedia beragam artikel dan panduan
teknis mengenai penggunaan Linux yang siap Anda download
secara gratis.
Tip 4 : Sedia payung sebelum hujan. Backup seluruh
data di harddisk Anda sebelum menginstal Linux. Pada banyak
kasus, karena salah langkah, seluruh isi harddisk musnah
setelah mencoba menginstal Linux. Siapkan keping CD
secukupnya atau pindahkan data ke harddisk lain.
Semua menjadi lebih mudah dan cepat jika Anda menginstal
Linux pada harddisk kosong / baru, tapi jika tidak ada, maka
backup data selalu disarankan. Jika Anda telah menempatkan
data pada folder tersendiri, partisi tersendiri, atau bahkan
harddisk tersendiri, maka prosedur pembackupan dan pemulihan
data (jika diperlukan) akan menjadi mudah dan cepat. Namun,
jika data Anda tersebar di berbagai pelosok folder, maka
sekarang lah saatnya Anda belajar berdisiplin dalam
mengelola data secara baik dan efisien. Lakukanlah sebelum
semuanya terlambat.
Tip 5 : Buat apa repot ? " Kenapa saya harus pusing
memikirkan hal-hal teknis, pilih distro, partisi, instal,
backup, apalagi ? Saya pakai Windows juga tidak pernah
dipusingkan cara instal, pilih OS, aplikasi, bla bla. Semua
sudah siap di PC baru ! Saya hanya ingin pakai Linux biar
aman dari sweeping, saya hanya membutuhkan PC untuk membuat
surat dan laporan-laporan rutin saja !  ".
Begitu kira-kira ungkapan sang relasi. Ya, ada benarnya juga
pemikiran ini. Anda tidak harus repot memikirkan hal-hal
teknis untuk bekerja dengan komputer Linux. Di luar sana
sudah banyak penyedia layanan teknis yang akan membantu
proses peralihan sistem di kantor Anda. Sisihkan sedikit
anggaran bagi persiapan sistem  Linux di PC, dan Anda
tinggal menggunakannya. Mudah seperti yang telah Anda
lakukan saat memakai Windows.
Tip 6 : Banyak jalan menuju data. Sama seperti di
Windows, Anda dapat bekerja dan memilih aplikasi tertentu
untuk melakukan tugas tertentu. Anda hanya perlu mengetahui
padan aplikasi dan alternatif-alternatif program yang bisa
Anda gunakan. Linux memiliki beragam software untuk berbagai
keperluan. Cara pengoperasiannya secara umum juga sama.
Open, Close, Save, Copy, Paste, adalah istilah-istilah baku
yang dapat Anda kenali di setiap program aplikasi, termasuk
di Linux.
Sebagian besar aplikasi Linux mampu membaca dan mengolah
jenis-jenis data yang telah Anda buat atau Anda miliki
ketika memakai Windows. Misalnya file data olah dokumen,
data olah angka, file presentasi, gambar, hingga koleksi
film dan lagu. Lihat Tip 2 untuk membiasakan diri dengan
aplikasi-aplikasi Linux.
Tip 7 : Siapkan kopi dan cemilan. Ini yang paling
Anda perlukan jika memutuskan menginstal Linux sendiri dan
mulai mencoba program / utility di Linux. bisa jadi Anda
akan berlama-lama di depan monitor hanya untuk menunggu
progress bar di layar segera selesai, sementara Anda belum
bisa memutar MP3 kesayangan. Selamat mencoba !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: