Tentang IT dan Komputer

Teknologi Informasi

Installasi OpenBSD untuk Pemula

Posted by intrik on May 3, 2007

Setelah beberapa kali membuat artikel langkah-langkah installasi FreeBSD dan Linux, saya rasa sekarang saat nya saya menyimpan langkah-langkah installasi OpenBSD yang saya pelajari disini.

Saya sendiri ketika pertama kali belajar cara-cara menginstall OpenBSD ini dengan membaca beberapa artikel dan tutorial dari web lain, terutama webnya corebsd yang sangat-sangat bagus dan membantu (credits for all of you guys).

Seperti biasa langkah-langkah installasi disini akan berisi gambar-gambar yang berhasil saya capture bahkan beberapa langkah salah yang saya lakukan pun ter capture :p jadi jangan semuanya main ambil saja ya lihat-lihat dulu sebelum dipakai.

Sebelum memulai anda siapkan terlebih dahulu CD OpenBSD yang sudah anda bikin sebelumnya, kalau belum silahkan lihat kembali langkah membuat iso image OpenBSD pada artikel sebelumnya di link berikut ini.

http://www.giest.org/2007/02/03/membuat-iso-image-cd-openbsd.html

Kemudian nyalakan komputer anda set untuk boot dari CD, masukan CD OpenBSD anda dan ketika ditampilkan pesan boot OpenBSD silahkan langsung tekan enter saja.

11.png

Setelah proses boot selesai kemudian anda akan disuguhi opsi pertama yaitu apakah anda mau menginstall openbsd, upgrade atau masuk ke shell.

21.png

biar lebih jelas opsi pemilihan Install, upgrade atau shell adalah bagian yang ini.

  1. rootdev=0x1100 rrootdev=0x2f00 rawdev=0x2f02  
  2. erase ^?, werase ^W, kill ^U, intr ^C, status ^T  
  3. (I)nstall, (U)pgrade or (S)hell? i <enter>  

disini anda pilih I karena akan menginstall, opsi yang lain U diperlukan untuk Upgrade OpenBSD dan S untuk maintain atau troubleshooting.

Selanjutnya adalah pemilihan Terminal type, anda langsung saja tekan enter tidak perlu pusing memilih terminal type yang akan anda pakai.

Setelah anda menekan enter pada pilihan Keyboard mapping selanjutnya adalah konfirmasi untuk melanjutkan prosess installasi, sampai titik ini anda masih bisa menghentikan proses installasi tanpa harus takut kehilangan apa-apa.

Untuk konfirmasi anda bisa menekan huruf y dan enter atau menjawab yes dan enter.

3.png

Kemudian andapun akan ditanya harddisk yang akan dipakai yang mana di sini saya memiliki satu harddisk dan terdeteksi sebagai wd0 (wd nol). Biar lebih jelas berikut ini text dan langkah yang dilakukan.

·········10········20········30········40········50········60········70········80········90········100·······110·······120·······130·······140·······150

  1. IS YOUR DATA BACKED UP? As with anything that modifies disk contents, this  
  2. program can cause SIGNIFICANT data loss.  
  3.   
  4. It is often helpful to have the installation notes handy. For complex disk  
  5. configurations, relevant disk hardware manuals and a calculator are useful.  
  6.   
  7. Proceed with install? [no] yes <enter>  
  8.   
  9. Cool!  Let’s get to it…  
  10.   
  11. You will now initialize the disk(s) that OpenBSD will use. To enable all  
  12. available security features you should configure the disk(s) to allow the  
  13. creation of separate filesystems for /, /tmp, /var, /usr, and /home.  
  14.   
  15. Available disks are: wd0.  
  16. Which one is the root disk? (or done) [wd0] <Enter>  
  17.   
  18. Do you want to use *all* of wd0 for OpenBSD? [no] yes <enter>  

Setelah beberapa kali konfirmasi selanjutnya dilanjutkan dengan proses pembuatan partisi. Apabila anda ingin membaca dulu petunjuknya disini anda cukup mengetikan ? dan enter maka petunjuk pemakaian aplikasi pembuat partisi inipun akan ditampilkan.

·········10········20········30········40········50········60········70········80········90········100·······110·······120·······130·······140·······150

  1. > ?  
  2. Available commands:  
  3. ? [cmnd]  – this message or command specific help.  
  4. a [part]  – add new partition.  
  5. b         – set OpenBSD disk boundaries.  
  6. c [part]  – change partition size.  
  7. D         – set label to default.  
  8. d [part]  – delete partition.  
  9. e         – edit drive parameters.  
  10. g [b|d|u] – use [b]ios, [d]isk or [u]ser geometry.  
  11. M         – show entire OpenBSD man page for disklabel.  
  12. m [part]  – modify existing partition.  
  13. n [part]  – set the mount point for a partition.  
  14. p [unit]  – print label.  
  15. q         – quit and save changes.  
  16. r         – recalculate free space.  
  17. s [path]  – save label to file.  
  18. u         – undo last change.  
  19. w         – write label to disk.  
  20. X         – toggle expert mode.  
  21. x         – exit without saving changes.  
  22. z         – zero out partition table.  
  23. Numeric parameters may use suffixes to indicate units:  
  24. ‘b’ for bytes, ‘c’ for cylinders, ‘k’ for kilobytes, ‘m’ for megabytes,  
  25. ‘g’ for gigabytes or no suffix for sectors (usually 512 bytes).  
  26. ‘%’ for percent of total disk size, ‘&’ for percent of free space.  
  27. Non-sector units will be rounded to the nearest cylinder.  
  28. Entering ‘?’ at most prompts will give you (simple) context sensitive help.  
  29. >   

Sebelum anda melanjutkan proses installasi, terlebih dahulu anda harus memiliki konsep akan dibikin berapa partisi harddisk anda dan berapa ukuran tiap partisi.
Saat ini saya memiliki harddisk dengan kapasitas 8Gb dan saya ingin memiliki partisi seperti berikut ini

wd0a: / (root) – 256M
wd0b: (swap) – 256M
wd0d: /tmp – 512G
wd0e: /var – 2G
wd0f: /usr – 3G
w0dg: /home – sisa nya (kira-kira 2gb).

dan berikut adalah langkah-langkah pembuatan nya.

ketikan p m (p spasi m) untuk melihat partisi yang ada.

4.png

Kemudian perintah berikutnya adalah ketik d a (d spasi a / d=delete a=partisi a) untuk menghapus partisi a dan biarkan partisi c tetap ada. Kemudian lanjutkan dengan proses pembuatan partisi a, b, d, e, f dan g dengan perintah a x (a spasi x dimana x adalah nama partisi yang akan dibuat). Gambar yang dibawah (3 berjejer) adalah contoh pembuatan partisi dengan langkah yang berbeda, yaitu untuk partisi biasa (/usr) kemudian swap dan /home yang dibuat dengan mempergunakan sisa partisi yang ada.

5-1.png

6.png 9.png 10.png

Setelah selesai membuat partisi-partisi tersebut lihat kembali hasilnya dengan p m.

111.png

Selanjutnya apabila semua seudah selesai silahkan keluar dengan mengetik q dan enter dilanjutkan dengan mengetikan yes dan enter. Di gambar yang ada dibawah ini tidak terlihat dimana mengetik huruf q nya, tetapi anda jangan bingung, setelah anda ketik p m untuk melihat hasil partisi langsung saja pijit q. Kemudian disana terlihat ada bagian yang berulang beberapa kali, harusnya setelah muncul keterangan [/tmp] yang kedua kali anda langsung ketikan done kemudian enter untuk lanjut ke langkah berikutnya. Lalu tekan yes ketika ditanya “Are you really sure that you’re ready to proceed?” jawab saja dengan mengetikan y ( huruf y) atau dengan mengetikan yes dan enter.
12.png 13.png

Setelah selesai proses pembuatan partisi kemudian lanjutkan dengan proses konfigurasi network seperti berikut ini.

14.png

Masukan nama host komputer anda, disini contohnya lab, Kemudian lanjutkan dengan mengisi, IP, Subnet, DNS dan gateway. Apabila anda tidak tahu silahkan tanya admin jaringan anda.

Kemudian dilanjut dengan mengisikan password untuk root.

Setelah berhasil memberikan password untuk root berikut nya adalah proses installasi paket-paket openbsd. Disini anda akan menginstallnya dari CD jadi lanjutkan saja seperti apa adanya cukup enter-enter sampai anda melihat list dari aplikasi yang akan diinstall.

Disini anda bisa memilih untuk menambah atau mengurangi paket yang akan diinstal dengan cara mengetikan + untuk tambah dan – untuk mengurangi diikuti oleh nama aplikasi yang akan ditambah atau dikurangi.

Apabila anda sudah puas dengan paket yang akan diinstall silahkan ketik done dan enter. Kemudian jawab yes ketika ditanya “Ready to install sets?”

15.png 16.png 18.png

Setelah berhasil menginstall set paket aplikasi, selanjutnya adalah memilih time zone, disini anda bisa mengetikan ? (tanda tanya) untuk melihat opsi yang ada. Karena saya ada di zona Asia dan waktu yang dipakai adalah waktu Jakarta maka saya ketik Asia kemudian Enter, dan Jakarta kemudian Enter. Apabila anda tidak tahu harus mengetikan apa setelah memilih Asia anda bisa ketikan ? (tanda tanya) sekali lagi.

Dan selesailah proses installasi OpenBSD anda bisa langsung mengetikan halt untuk mematikan komputer dan restart untuk boot pertama kali.

19.png

Beginilah tampilan OpenBSD ketika boot pertama kali.

20.png

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: